Home » Berita Bola » Agen Casino Online : Italia Hentikan Langkah Indonesia

Agen Casino Online : Italia Hentikan Langkah Indonesia

Agen Casino Online : Italia Hentikan Langkah Indonesia

http://starball88.org/blog/wp-content/uploads/2015/07/Italia-Hentikan-Langkah-Indonesia.jpg

Agen Casino Online, – Mimpi skuad Liga Kompas Gramedia-SKF Indonesia U-15 membawa pulang Piala Gothia 2015 berhenti di babak 32 besar. Wakil paling akhir Indonesia di kejuaraan dunia sepak bola umur muda ini dihentikan oleh skuad Academia Internazionale Calcio. Sekolah sepak bola yang berafiliasi dengan club raksasa Italia Internazionale Milan itu menang 3-0 di lapangan Grimbo 2, Gothenburg, Swedia, Kamis (16/7/2015).

Beberapa pemain Accademia agresif menghimpit lewat beberapa gelandang yang ditumpuk di lini tengah. Mereka menempatkan lima gelandang serta tiga bek tengah untuk tutup ruangan hingga tak ada celah untuk beberapa pemain tengah tim Liga Kompas Gramedia (LKG) -SKF Indonesia untuk mengalirkan bola ke depan.

Rafi Syarahil, Hambali Tholib, serta Aria Bisma Bagaskara sebagai kunci aliran bola ke depan, tak mempunyai ruangan gerak yang leluasa. Mereka senantiasa dijaga oleh minimum dua pemain lawan hingga tak ada ruangan melepas umpan. Bola juga seringkali berhenti di lapangan tengah.

Kebuntuan ini memaksa beberapa pemain bimbingan pelatih Indriyanto Nugroho serta asisten pelatih Benyamin Leobetty ini, memainkan bola-bola atas. Jebakan bola atas ini bikin beberapa pemain LKG-SKF frustasi lantaran aliran bola seringkali dipatahkan oleh pemain bertahan Accademia yang berpostur tinggi.

Bek lawan juga amat cepat dalam transisi. Striker Ahda Suhada serta Muhammad Rafi Izzudin yang tidak sering temukan lawan waktu sprint menguber bola terobosan dalam lima pertandingan pada awal mulanya, kesempatan ini temukan lawan yang tangguh.

“Mereka menumpuk pemain di lapangan tengah hingga tak ada ruangan untuk anak-anak untuk mengalirkan bola ke depan. Inilah yang memaksa anak-anak memainkan bola atas, ” tutur Indriyanto.

Beberapa pemain Accademia tak terlampau banyak membuat kesempatan gol. Mereka menahan bola di dalam serta memercayakan serangan balik dan lihai dalam penyelesaian bola mati. Di babak pertama, serangan balik mereka berbuah gol di menit ke-31. Sedang di babak ke-2, mereka memakai dua pelanggaran diluar kotak penalti untuk menceploskan gol di menit ke-61 serta 64.

Dua sepakan bebas itu dikerjakan oleh gelandang serang Stefan Stankovic putra bekas pemain tengah asal Serbia Dejan Stankovic yang bermain untuk Inter Milan pada 2004-2013. Stefan mempunyai bakat seperti ayahnya yang ahli merampungkan bola-bola mati.

“Dia putra Dejan Stankovic, dia pemain bagus. Anda saksikan sendiri tadi gol pertamanya, bola melengkung indah, ” tutur asisten pelatih tim Accademia Gabriele Passalacqua.

Passalacqua mengakui, beberapa pemain Accademia U-15 ini telah bermain berbarengan mulai sejak umur 10 th.. Mereka melakukan bagian pembinaan dari tahap U-12, U-14, serta saat ini U-15. Beberapa pemain muda itu selalu di promosikan ke level junior sampai dapat promosi ke tim paling utama Inter Milan.

Tim Accademia Internazionale Calcio bakal bersua dengan wakil Argentina CEF 18 Tucuman 1 di babak perdelapan final. Sedang langkah tim LKG-SKF berhenti di babak 1/32 final. Kekalahan 0-3 ini jadi pukulan berat untuk Bagaskara serta kawan-kawan. Mereka mempunyai mimpi besar untuk melakukan perbaikan kegagalan th. lantas di kelompok U-14 yang berhenti di babak 1/64 final.

Baca Juga : Agen Bola Terpercaya : Vidal ke Bayern Belum Deal

Beberapa besar pemain tidak kuasa menahan tangis. Mereka meratapi kekalahan yang hentikan mimpi besar jadi juara.

“Kalian tak perlu bersedih lantaran kalian telah tampak luar umum sepanjang disini. Ini pelajaran bernilai untuk jadi tambah baik, ” tutur Indriyanto selesai pertandingan.

Bek tengah Rama Terakhir mengaku, lawan bermain lebih terorganisir. Ini adalah pelajaran utama untuk selalu melakukan perbaikan diri.

“Saya terus bangga pada rekan-rekan yang sudah berjuang optimal serta memberi semuanya, ” tutur Rama.

Rama serta 17 rekannya pergi ke Piala Gothia 2015 sesudah merampungkan LKG U-14 musim 2014. Mereka lalu melakukan persiapan sepanjang empat bln.. Di Piala Gothia, mereka mencapai lima kemenangan, termasuk juga hasil 4-3 (3-3) lewat adu penalti melawan wakil Australia Subiaco Junior Football Club di babak 1/64 final pada Rabu.

Dalam lima pertandingan itu, Tim LKG-SKF menceploskan 29 gol diluar adu penalti. Sedang lini belakang kemasukan delapan gol, empat lewat sepakan bebas serta bekasnya serangan balik.